Memahami Uncountable Nouns

Posted on : August 9, 2016 | post in : grammar |Leave a reply |

Hari ini, kita akan belajar tentang grammar. Saya akan mulai dengan pertanyaan: 

Apa yang berhubungan dengan kata-kata seperti: ‘advice’, ‘knowledge’, ‘information’ dan ‘rice’? 

Coba Anda Tebak? 
Nah, jawabannya, itu semua adalah ‘uncountable’. Maksudnya sesuatu yang tak dapat dihitung dan tentu saja kamu tak dapat menghitungnya. 
Kamu tidak boleh mengatakan ‘three advices’, ‘two informations’, atau ‘a rice’. Anda tidak dapat membuat benda uncountable menjadi plural (jamak). Anda tidak bisa mengatakan ‘knowleges’ atau ‘fruits’. 
Baik, dalam pelajaran hari ini, kita akan melihat kata benda tak terhitung secara lebih rinci. Mari kita mulai dengan aturan dasar. Jika kata benda tak terhitung, Anda tidak bisa membuatnya jamak – ada ‘s’ pada akhirnya. 
Anda membutuhkan kata kerja tunggal (singular verb), seperti mengatakan: “Information is …” Anda tidak boleh mengatakan: “Information are …”
Anda juga tidak dapat menggunakan ‘a’ atau ‘an’ dengan kata benda tak terhitung. Jadi, apa saja kata benda yang tak terhitung? 
Tidak ada jawaban yang pasti, tetapi ada banyak kata benda tak terhitung, misalnya, jenis makanan dan
minum, seperti rice, pasta, water, coffee. 
Banyak kata benda tak terhitung (uncountable nouns) adalah kata benda kolektif,
yang menggambarkan sekelompok hal, seperti: furniture, peralatan, barang-barang, atau makanan. 
Banyak bernda tak terhitung adalah kata benda abstrak, seperti kata pengetahuan, informasi, saran, atau kemajuan.
Jika Anda melihat kamus, disetiap kata harus ada keterangan bahwa kata benda tersebut apakah termasuk dalam benda yang dapat dihitung atau tak terhitung.
Misalkan jika kata yang kamu cari di kamus diikuti dengan keterangan ‘C’ itu berarti countable nouns. Nah, begitupun sebaliknya, jika diikuti dengan keterangan ‘U’ itu berarti uncountable nouns. setelah kata benda. 
Ok, sejauh ini, begitu sederhana. Sekarang kita akan melangkah sedikit lebih sulit, karena beberapa benda keduanya termasuk dalam kategori benda yang dapat dihitung dan tak terhitung dengan makna yang berbeda.
Mari kita lihat! 

glass /  a glass
wood / a wood
paper / a paper
coffee / a coffee

Apakah Anda tahu bedanya?
Jadi, arti dari kata benda tersebut berubah jika mereka menjadi countable atau uncountable. 
Kata benda tak terhitung: kaca, kayu, kertas dan kopi berarti itu semua merupakan bahan-bahan material. Misalnya: kursi ini terbuat dari kayu. Karena ‘kayu’ merupakan bahan material, jadi termasuk dalam kata benda tak terhitung. 
Berbeda dengan :
‘a glass’ disini memiliki makna sesuatu yang kita minum
‘a wood’ adalah cara lain untuk mengatakan ‘a forest’ (sebuah hutan). 
‘a paper’  merupakan cara lain untuk mengatakan ‘a newspaper'(surat kabar). dan
‘a coffee’ sebenarnya berarti ‘a cup of coffee’ (secangkir kopi).
Ada juga beberapa kata benda yang tak terhitung yang selalu plural (jamak). Jadi seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa Anda tidak dapat membuat uncountable menjadi plural. 
Itu benar, tetapi ada beberapa kata benda terhitung selalu jamak. Misalnya: ‘Police ‘polisi,’ ‘clothes,’ ‘scissors’. Kata benda ini tidak pernah bisa tunggal. 
Anda tidak tidak bisa bilang ‘a police, ‘a clothes’, atau ‘a scissors’. 
Itu tidak mungkin! Jadi bagaimana jika Anda ingin membuat benda tak terhitung jumlahnya dapat dihitung? Apakah ini mungkin? Nah, ya, dan itu sangat umum. 
Kita sering melakukan ini dengan menggunakan kata lain di depannya. Sebagai contoh,
‘rice (Beras)’ adalah uncountable, tapi ‘sekantong beras’ adalah countable. ‘Advice (Saran)’ adalah uncountable, tetapi ‘a piece of advice’ adalah countable. ‘Celana’ tidak terhitung, namun ‘a pair of trousers’adalah countable. 
Itulah pelajaran tentang Memahami Uncountable Nouns  untuk hari ini. Terima kasih karena sudah membaca artikel di blog ini. Dan sampai jumpa pada artikel selanjutnaya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Theme Designed Bymarksitbd