Memahami Uncountable Nouns

Hari ini, kita akan belajar tentang grammar. Saya akan mulai dengan pertanyaan: 

Apa yang berhubungan dengan kata-kata seperti: ‘advice’, ‘knowledge’, ‘information’ dan ‘rice’? 

Coba Anda Tebak? 
Nah, jawabannya, itu semua adalah ‘uncountable’. Maksudnya sesuatu yang tak dapat dihitung dan tentu saja kamu tak dapat menghitungnya. 
Kamu tidak boleh mengatakan ‘three advices’, ‘two informations’, atau ‘a rice’. Anda tidak dapat membuat benda uncountable menjadi plural (jamak). Anda tidak bisa mengatakan ‘knowleges’ atau ‘fruits’. 
Baik, dalam pelajaran hari ini, kita akan melihat kata benda tak terhitung secara lebih rinci. Mari kita mulai dengan aturan dasar. Jika kata benda tak terhitung, Anda tidak bisa membuatnya jamak – ada ‘s’ pada akhirnya. 
Anda membutuhkan kata kerja tunggal (singular verb), seperti mengatakan: “Information is …” Anda tidak boleh mengatakan: “Information are …”
Anda juga tidak dapat menggunakan ‘a’ atau ‘an’ dengan kata benda tak terhitung. Jadi, apa saja kata benda yang tak terhitung? 
Tidak ada jawaban yang pasti, tetapi ada banyak kata benda tak terhitung, misalnya, jenis makanan dan
minum, seperti rice, pasta, water, coffee. 
Banyak kata benda tak terhitung (uncountable nouns) adalah kata benda kolektif,
yang menggambarkan sekelompok hal, seperti: furniture, peralatan, barang-barang, atau makanan. 
Banyak bernda tak terhitung adalah kata benda abstrak, seperti kata pengetahuan, informasi, saran, atau kemajuan.
Jika Anda melihat kamus, disetiap kata harus ada keterangan bahwa kata benda tersebut apakah termasuk dalam benda yang dapat dihitung atau tak terhitung.
Misalkan jika kata yang kamu cari di kamus diikuti dengan keterangan ‘C’ itu berarti countable nouns. Nah, begitupun sebaliknya, jika diikuti dengan keterangan ‘U’ itu berarti uncountable nouns. setelah kata benda. 
Ok, sejauh ini, begitu sederhana. Sekarang kita akan melangkah sedikit lebih sulit, karena beberapa benda keduanya termasuk dalam kategori benda yang dapat dihitung dan tak terhitung dengan makna yang berbeda.
Mari kita lihat! 

glass /  a glass
wood / a wood
paper / a paper
coffee / a coffee

Apakah Anda tahu bedanya?
Jadi, arti dari kata benda tersebut berubah jika mereka menjadi countable atau uncountable. 
Kata benda tak terhitung: kaca, kayu, kertas dan kopi berarti itu semua merupakan bahan-bahan material. Misalnya: kursi ini terbuat dari kayu. Karena ‘kayu’ merupakan bahan material, jadi termasuk dalam kata benda tak terhitung. 
Berbeda dengan :
‘a glass’ disini memiliki makna sesuatu yang kita minum
‘a wood’ adalah cara lain untuk mengatakan ‘a forest’ (sebuah hutan). 
‘a paper’  merupakan cara lain untuk mengatakan ‘a newspaper'(surat kabar). dan
‘a coffee’ sebenarnya berarti ‘a cup of coffee’ (secangkir kopi).
Ada juga beberapa kata benda yang tak terhitung yang selalu plural (jamak). Jadi seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa Anda tidak dapat membuat uncountable menjadi plural. 
Itu benar, tetapi ada beberapa kata benda terhitung selalu jamak. Misalnya: ‘Police ‘polisi,’ ‘clothes,’ ‘scissors’. Kata benda ini tidak pernah bisa tunggal. 
Anda tidak tidak bisa bilang ‘a police, ‘a clothes’, atau ‘a scissors’. 
Itu tidak mungkin! Jadi bagaimana jika Anda ingin membuat benda tak terhitung jumlahnya dapat dihitung? Apakah ini mungkin? Nah, ya, dan itu sangat umum. 
Kita sering melakukan ini dengan menggunakan kata lain di depannya. Sebagai contoh,
‘rice (Beras)’ adalah uncountable, tapi ‘sekantong beras’ adalah countable. ‘Advice (Saran)’ adalah uncountable, tetapi ‘a piece of advice’ adalah countable. ‘Celana’ tidak terhitung, namun ‘a pair of trousers’adalah countable. 
Itulah pelajaran tentang Memahami Uncountable Nouns  untuk hari ini. Terima kasih karena sudah membaca artikel di blog ini. Dan sampai jumpa pada artikel selanjutnaya..

Cara Belajar Bahasa Inggris Sendiri

Siapa bilang Belajaar bahasa inggris sendiri itu tidak mungkin? Belajar sendiri pada sebagian orang justru lebih efektif dibanding harus mengikuti les atau kursus. Ada kesenangan dan kenyamanan tersendiri pula pada sebagian orang yang belajar bahasa inggris sendiri. Apalagi saat ini, sumber materi bahasa inggris bisa kita dapatkan melalui internet dengan mudah yang materi nya hampir sama persis dengan yang diajarkan di les atau kursus bahasa inggris. Belajar bahasa inggris sendiri dibanding dengan mengikuti les memiliki kelebihan dan juga kekurangan. Kekurangannya, kita harus mencari informasi sendiri materi yang sesuai dengan level kita. Sedangkan kelebihannya adalah kita bebas menentukan mana yang harus kita pelajari sesuai dengan mood kita, tanpa ada tekanan dan paksaan dari instruktur bahasa inggris serta kita tidak perlu mengeluarkan biaya. Hanay saja, belajar bahasa inggris sendiri membutuhkan waktu luang. Kita harus mau meluangkan waktu kita setiap hari untuk hasil yang maksimal. Adapun berikut ini saya akan memaparkan apa saja rules yang harus dilakukan selama belajar bahasa inggris sendiri dirumah.

1. Mendengarkan Bahasa Inggris setiap hari

Mendengarkan pasti erat hubungannya dengan audio/suara. Maka audio bahasa inggris yang harus didengar adalah audio bahasa inggris yang anda mengerti bacaannya. Sekali lagi ditekankan, dengarkanlah audio bahasa inggris yang sesuai dengan level kita. Paling tidak kita memahami 60% dari apa yang kita dengarkan. Ingat, kita tidak boleh memaksakan level yang tidak sesuai dengan kita. Karena belajar bahasa inggris bukan hanya sekedar mendengarkan, tetapi memahami ide yang terkandung pada konteks kalimat. Adapun waktu yang ideal itu sehari untuk mendengarkan audio bahasa inggris adalah 10-15 menit sehari. 

2.  Mengulang-ulang lalu di ucapkan

Pengulangan adalah kunci untuk mempelajari kosa kata baru agar otak kita dapat mengingat setiap kata baru. Kita harus melihat dan menggunakan kata tersebut paling tidak 16 kali dalam situasi berbeda sebelum otak kita dapat mengingat kosa kata tersebut secara otomatis. Maka dari itu kita harus mempraktekan mengulang-ulang setiap kata banyak kali pada sebuah kalimat atau phrase dan mengucapkan nya dengan lantang sehingga kita dapat mendengarnya. Pastikan kita menggunakan otot mulut kita secara efektif saat mengucapkan tiap kata agar otot mulut tidak kaku sehingga kita akan terbiasa. 

3. Berfikir dalam Bahasa Inggris

Jangan menerjemahkan gagasan di dalam bahasa inggris ke bahasa kita, tetapi gunakan bahasa inggris yang kita tahu untuk memahami nya. Jika kita merubah pemikiran kita untuk memahami gagasan dalam bahasa inggris dengan bahasa inggris, kita akan belajar bahasa inggris secara natural dengan cepat. Gunakan semua kata yang sudah kita tahu untuk memahami bahasa inggris. Caranya, pahami tiap kata bahasa inggris yang tidak dimengerti dengan menggunakan kamus bahasa inggris (bukan kamus Inggris – Indonesia atau Indonesia – Inggris). Sekali lagi, jangan menerjemahkan bahasa inggris kedalam bahasa kita (Indonesia), tetapi berfikirlah dalam bahasa inggris.

Perbedaan “On Time” dan “In Time”


On Time dan In Time memiliki arti yang berbeda, yang mana On Time bermakna tepat pada waktu yang ditentukan sedangkan In Time memiliki makna sebelum waktu yang ditentukan.

Jadi, kita sudah dapat membuat gambaran bagaimana konteks penggunaannya di dalam kalimat. Contoh kasus:

Kita semua tahu bahwa lonceng apel pagi dibunyikan pukul 07.00 pagi.

Jika Ani pergi ke sekolah sebelum jam 07.00, berarti Ani datang ke sekolah In Time.

Jika Ani pergi ke sekolah tepat di jam 07.00, berarti Ani datang ke sekolah On Time.

Contoh lain Penggunaan In Time :

Kita harus menyelesaikan pembayaran SPP In time (sebelum batas waktu yang ditentukan).
Mobil Ambulance harus sudah ada di tempat kejadian In Time,

Contoh lain penggunaan On Time:

Peter ingin agar meeting hari ini dimulai On Time.
Saya sangat susah bagung pagi On Time. 

Tambahan, jika Ani pergi ke sekolah setelah jam 07.00, berarti Ani datang ke sekolah terlambat atau Late.

Baik, itulah cara membedakan antara On Time dan In Time, mudah-mudahan bermanfaat. Agar lebih lancar lagi, kalian bisa melihat contoh penggunaan In Time dan On Time yang yang lebih kompleks lagi di internet karena contoh diatas hanya merupakan konteks secara garis besar nya saja.